3 Jenis Protein Nabati Untuk Unggas, Protein Terbaik 2021

3 Jenis Protein Nabati Untuk Unggas, Protein Terbaik

Selain protein hewani, ada juga protein nabati yang berasal dari tumbuhan seperti protein azolla, protein lemna dan protein wolfia. Rata-rata memiliki protein yang cukup baik diatas 25%. Nah protein nabati ini juga sangat dibutuhkan untuk unggas tentu untuk penggemukkan dan mencapai protein yang di inginkan.

Dunia peternakan sangat membutuhkan jenis pakan yang bisa memenuhi kebutuhan gizi setiap harinya, seperti Protein Azolla, Lemna dan Wolfia untuk Unggas.

Kepopuleran tanaman Azolla, Lemna dan Wolfia adalah jenis tanaman air yang perkembangannya sangat cepat serta bisa menjadi solusi untuk para peternak unggas.

Kandungan pada tanaman tersebut sangat banyak, sehingga mampu memenuhi kebutuhan unggas setiap harinya dan nutrisi-nutrisi pada tanaman tersebut dengan mudah diserap.

Kadar protein pada pakan unggas memiliki peranan penting yang akan memperbaiki jaringan, metabolisme energi, memenuhi fungsi enzim dan penghasil hormon-hormon tertentu.

Berikut pembahasan lebih dalam mengenai Protein Azolla, Lemna, dan Wolffia untuk unggas menjadi salah satu jenis pakan alternatif untuk memenuhi kebutuhan nutrisi nya!.

Mengapa Harus Protein Nabati ??

Unggas membutuhkan protein lengkap seperti hewani dan nabati. Jika terlalu over di salah satu misalkan protein hewani, akan menyebabkan bebek panas di dalam tubuhnya. Untuk protein nabati juga jika berlebihan tidak baik karena tidak begitu banyak mengandung energi.

Meski ada 3 jenis protein nabati, akan tetapi yang paling tinggi sisi proteinnya adalah wolffia, mengapa? Yuks simak artikelnya.

Tanaman Air Azolla

Protein Nabati Azolla
Tanaman Air Azoilla, tumbuh 100% dalam 2-3hari

Protein Nabati Azolla adalah jenis tanaman air yang biasa disebut dengan paku air, lalu populasinya juga cukup gampang ditemui sekitaran genangan air dan lahan pertanian .

Paku air ini memiliki panjang sekitar 1,5 – 2,5 cm, sehingga memiliki bentuk daun yang sangat kecil dan bertindih satu sama lain dengan warna permukaan daunnya hijau.

Siklus hidup tanaman Azolla, yaitu bersimbiosis dengan mikrooganisme Annabaena azollae adalah bentuk simbiosis Mutualisme (Tanaman Azolla sebagai tempat tubuh atau inang bagi Annabaena Azolae).

Baca Juga : Kenali Jenis Protein Unggas Untuk Pertumbuhan Yang Lebih Baik

Penelitian Internasional yang melibatkan Indonesia, yaitu oleh Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA-Wina) dengan menggunakan 15N menunjukan bahwa azolla hidup bersimbiosis.

Hidup bersimbiosis dengan mikrooganisme Anabaena azollae tersebut dapat memfiksasi N 2-udara dari 70%-90%, maka fiksasi tersebut akan terakumulasi.

Akumulasi tersebut membuat azolla sebagai sumber protein yang cukup tinggi, biasanya digunakan sebagai campuran pakan alternatif untuk memenuhi kebutuhan unggas.

Tumbuhan azolla sangat kaya akan protein dimana memiliki asam amino esensial dan memiliki beberapa vitamin seperti Vitamin A, B12 dan beta-Corotene. Selain itu memiliki mineral seperti kalsium, kalium, fosfor dan zat besi.

Tanaman air azolla ini sangat cocok untuk di budidaya atau bila mana dekat sawah maupun empang bisa mengambilnya secara gratis. Untuk pencernaan unggas juga sangat mudah dicerna bahkan bagus untuk pakan ikan dan hewan lainnya.

Nilai Kandungan Gizi Azolla

KomponenPersentase
Nitrogen4.5
Fosfor0.70
Kalsium0.79
Kalium3.30
Magnesium0.60
Mangan0.10
Besi0.20
Protein Kasar27.00
Lemak Kasar3.20
Gula3.50
Amilum6.50
Klorofil0,50
Abu10.50
Serat Kasar9.10
Protein kasar estimasi segitu, rata-rata di 25-30% di ambil ditengahnya

Tanaman Air Lemna

Tanaman Lemna Pakan unggas protein nabati

Protein Nabati lemna memiliki fisik hampir sama dengan Azolla, hanya saja setiap helaian daun nya berukuran 6-8cm dengan batang satu akar yang menempel pada bagian bawah.

Lemna adalah tanaman air yang sering tumbuh diatas genangan air limbah, tapi memiliki kandungan protein cukup tinggi membuatnya pasa digunakan sebagai pakan alternatif.

Jenis Lemna di Indonesia sendiri adalah Lemna Perpusilla Torr atau lebih terkenal dengan sebutan mata lele, lalu memiliki sifat kosmopolitan yang bisa tumbuh pada genangan air.

Tumbuhan air yang memiliki Protein Azolla, Lemna Dan Wolffia untuk Unggas, sehingga membuat tanaman lemna menjadi salah satunya yang mengandung protein tinggi dari jenis lainnya.

Pertumbuhan tanaman air ini sangatlah begitu cepat, karena dalam satu hari saja pertumbuhannya hingga 40 % dan memiliki umur hidup sekitar 10 hari saja.

Kandungan Protein pada tanaman air bisa mencapai 40%, selain itu juga memiliki keunggulan nya dapat dikultur dalam biaya murah menggunakan air limbah dengan unsur hara tinggi.

Produkvitas yang tinggi pada lemna, sehingga pertumbuhannya begitu cepat dan berdasarkan hasil penelitian Cedergreen serta Madsen menyatakan bahwa tumbuhan air ini mampu menyerap NH4.

Banyak dikata bahwa tumbuhan lemna lebih baik dari pada Azolla terkait serat kasar dan proteinnya. Serat jauh lebih rendah dan protein sedikit lebih tinggi, maka dari itu bila mana lemna di budidayakan juga salah satu termasuk hal baik.

Nilai Kandungan Gizi Lemna

KomponenPersentase
Abu14.56%
Protein Kasar29%
Serat Kasar7%
Lemak Kasar5.11%
Energi3412 kkal/kg
Kalsium0.21%
Fosfor0.09%
Protein sering menjadi perbedaan, akan tetapi rata-rata sekitar 27%- 32%

Tanaman Air Wolffia

Tanaman Wolffia cocok untuk unggas protein tinggi

Protein Nabati Wolffia adalah tanaman air yang memiliki nama panjang Wolffia Arihza , yaitu masuk kedalam golongan tanaman terkecil dari 11 jenis lainnya didunia.

Tanaman ini memiliki tampilan warna hijau berbentuk bulat panjang dan memiliki bunga, tapi hanya bisa dilihat menggunakan alat menurut penelitian yang sudah dilakukan.

Kecepatan dalam berkembangnya cukup tinggi, karena perkembangan akan terjadi setiap 24 jam sekitar 30% dan pada saat 36 jam mampu melakukan perkembangan sebesar 100%.

Kandungan Protein pada tanaman air yang satu ini sekitar 30 – 40% bahkan lebih tinggi lagi, sehingga kandungan protein pada setiap butir nya sebesar 40% setara dengan kedelai.

Tanaman air yang memiliki kadar Protein Azolla, Lemna dan Wolffia untuk Unggas akan menjadi bahan pakan campuran yang berkualitas serta mampu memenuhi kebutuhan ternak.

Kandung yang terdapat pada tanaman air Wolffia ini, yaitu mengandung kadar protein sekitar 30-40%, karbohidrat 32,38%, air 11,87% dan kandungan lemak 4,94%.

Wolffia memang jenis tanaman air memiliki kandungan yang dapat memenuhi kebutuhan nutrisi ternak dan memiliki keunikan, yaitu jenis tanaman tanpa akar berdiameter sebesar 0,1 mm.

Kandungan Nilai Gizi Wolffia

KomponenPresentase
Lemak Kasar4,9%
Protein Kasar35%
Energi3000kkl
Serat Kasar4,5%
Kalsium0.3%
Fosfor0.10%

Manfaat Protein Nabati

Penggunaan ketiga jenis makanan tersebut sebagai campuran ransum pakan sekitar 15 %, maka akan membuat produksi telur meningkat dan lebih berkualitas untuk jenis unggas petelur.

Kandungan asam Amino Essensial lebih tinggi terutama lisin sekitar 0,42%, daripada konsentrat jagung, dedak, dan beras pecah yang memiliki kandungan dibawah.

Tanaman air yang memiliki manfaat segudang khusus nya pada unggas, sehingga penggunaannya untuk ternak mampu memberikan peran penting salah satunya dapat memperbaiki jaringan.

Itulah kandungan yang dimiliki cukup tinggi bukan? Sehingga tidak salah jika banyak peternak menggunakannya sebagai pakan, selain itu juga dapat menghemat biaya loh.

Penggunaannya bisa dalam bentuk segar, kering ataupun difermentasi terlebih dahulu dan bisa mencampurkan nya sekitar 15% saja kedalam ransum pakan unggas.

Protein nabati seperti tanaman wolffia, azolla dan lemna memiliki gizi yang cukup baik untuk protein.

  • Memiliki kandungan gizi yang dibutuhkan hewan untuk membantu masa pertumbuhannya.
  • Dapat meningkatkan populasi telur untuk unggas petelur dan meningkatnya bobot lebih cepat pada unggas pedaging.
  • Penggunaannya yang memiliki tekstur sangat lunak membuatnya mudah diserap dan dicerna oleh tubuh unggas.
  • Peternak yang menggunakan salah satu dari ketiga tanaman air tersebut sebagai campuran pakan unggas ternak membuatnya dapat menekan biaya pengeluaran pakan.

Unggas yang menggunakan pakan dari tanaman air seperti Azolla, Lemna dan Wolffia tersebut memiliki kandungan Protein cukup tinggi dan karbohidrat.

Kesimpulan

Penggunaan Protein Azolla, Lemna dan Wolffia yang akan membuat para peternak lebih efektif bahkan bisa sebagai pakan pengganti atau pakan utama bagi para ternak.

Memberikan pakan dari tanaman air yang mengandung protein lebih tinggi daripada jagung, maka akan membuat produksi telur nya meningkat untuk unggas petelur.

Memiliki manfaat pada Protein Azolla, Lemna dan Wolffia untuk Unggas sangatlah banyak dan dapat menghemat biaya yang dikeluarkan para peternak untuk pakan.

Hidupnya di air, sehingga ketiga jenis tanaman tersebut masuk kedalam golongan tanaman air dan ukuran dari ketiga jenis itu juga berbeda-beda.

You May Also Like

About the Author: endah amelia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *