Fermentasi Pakan Ternak, Nilai Lebih Dan Manfaatnya 2020

Fermentasi Pakan Ternak, Nilai Lebih Dan Manfaatnya

Pada dunia peternakan yang sering menjadi permasalahan para peternak dalam pembudidayaan yang dilakukan secara intensif adalah ketersediaan pakannya, sehingga para peternak dituntut mengetahui tentang apa itu fermentasi pakan ternak.

Para peternak biasanya memanfaatkan Probiotik adalah jenis suplemen pakan yang berasal dari bakteri, karena penggunaan tersebut dapat memberikan keuntungan dalam meningkatkan keseimbangan mikroflora pada saluran pencernaan ternak.

Probiotik mengandung berbagai macam bakteri yang sangat menguntungkan didalam saluran pencernaan, biasanya peternak menggunakan Probiotik dari EM4 dan GDM untuk mendukung dalam fermentasi pakan.

Penggunaan pakan fermentasi juga akan memberikan keuntungan tersendiri bagi para peternak, sehingga akan membuat biaya pakan jauh lebih hemat dan dapat meningkatkan kesehatan ternak serta berikut penjelasan lebih dalamnya!

Apa Itu Fermentasi Pakan Ternak? Bagaimana Cara Membuatnya?

Fermentasi Pakan Unggas bebek

Fermentasi pada pakan ternak adalah hasil dari proses pemecahan senyawa organik dengan bantuan mikrooganisme, maka akan diubah menjadi senyawa sederhana yang sangat menguntungkan.

Pengertian lainnya dari fermentasi adalah proses amoniasi, yaitu pengolahan secara kimia yang akan meningkatkan kadar cerna pada hewan ternak dan juga untuk meningkatkan kadar protein didalam pakan fermentasi tersebut.

Baca Juga : Kenali Penyakit Yang Berbahaya Untuk Unggas

Pasokan pakan akan menjadi persoalan penting dalam beternak, maka dengan adanya inovasi pembuatan pakan fermentasi yang akan mempermudah para peternak dalam menyediakan pakan.

Fermentasi pakan memiliki peran penting dalam ternak Ruminansia (Sapi, kambing dan lainnya), karena biasanya kebutuhan pakan akan meningkat ada saat memasuki musim kemarau dengan penggunaan pakan Fermentasi semuanya akan teratasi.

Pemberian pakan fermentasi memiliki tujuan utama untuk hewan ternak, agar menjadi jenis pakan yang dapat bertahan dalam waktu lama tanpa mengurangi kandungan nutrisi dan penting bagi peternak untuk mengetahui apa itu fermentasi pakan ternak.

Kelebihan Pakan Fermentasi

Penggunaan pakan fermentasi memiliki kelebihan yang sangat menguntungkan bagi peternak hingga hewan ternak, maka para peternak dituntut mengetahui apa itu fermentasi pakan ternak dan berikut kelebihan pakan fermentasi yaitu:

  • Membantu dalam memperbaiki sistem pencernaan.
  • Meningkatkan produksi susu untuk hewan Ruminansia perah.
  • Mempercepat penambahan bobot secara alami bagi semua ternak pedaging.
  • Memiliki daya simpan lebih lama dan dapat mengatasi saat musim kemarau panjang.

Kekurangan Pakan Fermentasi

Penggunaan pakan fermentasi memang sangat menguntungkan untuk semua jenis hewan ternak, tapi dalam penggunaannya harus benar-benar diperhatikan yang diimbangi dengan pemberian nutrisi.

Baca Juga : Jenis Bebek Hias Indonesia

Faktor utama sebelum memberikan pakan fermentasi adalah tingkat kematangan, karena jika memberikan pakan fermentasi yang tidak matang atau proses fermentasi tidak optimal jika dikonsumsi malah akan menimbulkan penyakit.

Penggunaan pakan fermentasi yang tidak seimbang akan membuat hewan ternak kehilangan berat badan, maka pertumbuhannya juga akan terlambat dan untuk para peternak sangatlah penting mengetahui apa itu fermentasi pakan ternak.

2 Jenis Probiotik Hewan Ternak

Probiotik-probiotik untuk semua hewan ternak yang sering digunakan para peternak agar proses fermentasi sukses dengan mengandung berbagai macam nutrisi penting, yaitu:

EM4

Fermentasi pakan unggas menggunakan em4

Em4 adalah salah satu jenis probiotik yang sering digunakan para peternak yang mengandung Mikroorganisme yang berasal dari fermentasi, untuk mendukung fermentasi pakan dan meningkatkan nafsu makan ternak.

Probiotik em4 sangat bermanfaat untuk menjaga keseimbangan Mikroorganisme yang menguntungkan didalam sistem pencernaan hewan ternak, maka tidak ada salahnya jika harus mengetahui apa itu fermentasi pakan ternak.

EM4 yang memiliki aroma asam manis dalam penggunaannya tidak perlu khawatir, karena tidak mengandung bahan kimia dan bahkan dapat memperbaiki jasad renik yang membuat kesehatannya meningkat.

GDM

Fermentasi menggunakan GDM

Probiotik GDM adalah jenis suplemen organik cair yang diformulasikan khusus untuk jenis hewan ternak, karena berasal dari bahan-bahan alami dengan kualitas terjamin aman 100% dan membuatnya ramah lingkungan.

Suplemen organik tersebut mengandung unsur mineral dan bakteri yang menguntungkan, yaitu untuk proses pertumbuhan dan perkembangan semua jenis hewan ternak yang berkualitas.

Angka kematian akibat CNE dan SNE pada hewan ternak pedaging khususnya dapat tercegah dengan menggunakan GDM, serta menurunkan kadar amonia yang membuat kandang dan kotoran tidak berbau.

Penggunaan Probiotik Untuk Fermentasi Pakan

Probiotik fermentasi

Penggunaan Probiotik EM4 atau GDM yang bisa dicampurkan dengan EM-Bokashi, dedak, konsentrat dan jagung serta untuk hewan ternak Ruminansia bisa dicampurkan dengan tumbuhan berserat (jerami) yang memiliki perbandingan 10 bagian.

Tahapan dalam proses pembuatan pakan ternak fermentasi dimulai dengan menyiapkan bahan yang dibutuhkan untuk mendukung mikroorganisme, setelah itu mengikutsertakan kerja probiotik yang biasa digunakan seperti EM4 atau GDM.

Larutkan terlebih dahulu Probiotik EM4 atau GDM sebanyak 1-2 cc per 1-1,5 liter air untuk bisa menyatu dengan bahan pakan lainnya, lalu memberikannya dengan cara disemprotkan pada pakan ternak untuk unggas.

Campurkan larutan EM4 atau GDM tersebut dengan EM-Bokashi dan bahan pakan lainnya, setara EM Bokashi + 10 bagian dedak + 2 bagian konsentrat + 2 bagian jagung untuk hewan ternak unggas.

Pakan fermentasi untuk hewan Ruminansia bisa menggunakan cacahan jerami yang dikeringkan dibawah sinar matahari selama satu hari, lalu campurkan cairan EM4 atau GDM dengan tumpukan jerami setebal 20-30 cm.

Peternak dapat memilih salah satu jenis probiotik dari kedua jenis tersebut untuk dicampurkan, setelah itu taburi Urea secara merata dan lakukan seterusnya hingga tumbukan jerami mencapau 1-2 m serta selama 14 untuk proses fermentasi sempurna.

Proses fermentasi pakan ternak Ruminansia sudah selesai dengan sempurna, selanjutnya jerami tersebut dibiarkan ditempat terbuka agar kadar air setelah fermentasi berkurang dan bisa diberikan kepada ternak Ruminansia.

Kesimpulan

Pentingnya bagi semua peternak mengetahui apa itu fermentasi pakan ternak, karena pakan yang difermentasikan memiliki kandungan nutrisi jauh lebih baik dan dapat menghemat biaya pakan serta memenuhi ketersediaan pakan.

Penggunaan pakan fermentasi memang harus diperhatikan, karena jika proses fermentasi tidak optimal malah akan menimbulkan penyakit yang disisi lain memiliki kandungan cukup penting untuk kebutuhan ternak.

You May Also Like

About the Author: endah amelia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *