Fermentasi Menggunakan EM4, Salah Satu Alternatif Terbaik 2020

Fermentasi Menggunakan EM4, Salah Satu Alternatif Terbaik

Fermentasi adalah hasil dari proses pemecahan senyawa organik dengan bantuan mikrooganisme dari EM4, sehingga akan diubah menjadi senyawa sederhana yang sangat menguntungkan dan peternak dituntut bagaimana cara fermentasi menggunakan em4.

Para peternak biasanya memanfaatkan Probiotik em4 untuk mendukung fermentasi pakan yang berasal dari bakteri, karena penggunaan tersebut dapat memberikan keuntungan dalam meningkatkan keseimbangan mikroflora pada saluran pencernaan ternak.

Penggunaan pakan fermentasi em4 memiliki tujuan utama untuk hewan ternak, yaitu agar menjadi jenis pakan yang dapat bertahan dalam waktu lama tanpa mengurangi kandungan nutrisi dan dapat menghemat biaya pakan bagi peternak.

Em4 salah satu jenis probiotik yang sangat bermanfaat untuk menjaga keseimbangan Mikroorganisme yang menguntungkan didalam sistem pencernaan hewan ternak, maka tidak ada salahnya jika harus mengetahui cara fermentasi menggunakan em4 dan mari simak penjelasan dibawah!

Cara Membuat Pakan Fermentasi Menggunakan Probiotik EM4

Fermentas Menggunakani EM4

Pembuatan pakan fermentasi memang harus diketahui untuk semua peternak, tapi untuk peternak pemula yang pastinya kebingungan dalam menggunakan probiotik em4 dan berikut langkah-langkahnya yaitu:

Persiapkan Bahan Campuran

Persiapkan bahan pakan yang akan digunakan untuk campuran fermentasi em4 dan gunakan wadah yang cukup besar, karena untuk mencampurkan seluruh bahannya dalam satu wadah.

Bahan pakan yang bisa digunakan adalah rumput, batang pisang, jerami untuk hewan ternak Ruminansia yang mudah ditemukan dan setalah itu bahan-bahan tersebut bisa dipotong-potong atau dicacah sebelum difermentasikan.

Ternak unggas biasanya menggunakan bahan pakan yang gampang ditemukan dan bisa menggunakan dedak padi, ampas tahu serta campurkan dalam satu wadah beserta larutan em4.

Wadah yang sangat besar memang memiliki peran penting dalam proses fermentasi, selain untuk tempat dalam mencampurkan semua bahan wadah tersebut bisa juga sebagai tempat dalam melakukan fermentasi.

Siapkan Larutan Em4

Tahap yang paling penting adalah menyiapkan larutan Em4 atau Effective Mikroorganisme 4, yaitu jenis larutan yang mengandung mikroorganisme bersifat menguntungkan didalam saluran pencernaan ternak.

Em4 mengandung bakteri yang cukup banyak dan berasal dari fermentasi salah satunya, Genus Lactobacillus pastinya yang sangat terkenal memiliki banyak sekali manfaat.

Penggunaan cairan probiotik Em4 lebih baik dilarutkan terlebih dahulu kedalam cairan tebu atau Molase sebelum dicampurkan ke bahan pakan, setelah itu lakukan takaran yang disarankan dan peternak diwajibkan mengetahui cara fermentasi menggunakan em4.

Campurkan Seluruh Bahan

Campurkan seluruh bahan pakan yang sudah disiapkan serta cairan probiotik yang telah dicamprukan dengan laurtan Molase, lalu gunakan terpal untuk media mencampurkannya yang dinilai lebih mudah.

Bahan-bahan pakan tersebut sudah mencampur dengan rata, maka harus dipastikan tidak ada bahan pakan yang masih menggumpal dan lauran probiotik tercampur dengan semnpurna agar proses fermentasi em4 lebih optimal.

Proses pencampuran tersebut telah merata, maka masukan sedikit demi sedikit campuran bahan pakan kedalam wadah, setelah itu haluskan dan padatkan dengan cara diinjak-injak agar lebih padat.

Lakukan Proses Fermentasi

Proses fermentasi em4 akan terjadi setelah semua bahan tercampur dengan rata dan dihaluskan untuk semua bahan pakan, lalu proses fermentasi akan dimulai dengan menutup media fermentasi (wadah) serta harus dipastikan kedap udara.

Media fermentasi yang kedap udara untuk menjamin agar tidak adanya udara yang masuk dan bisa diberi penutup tambahan yang direkatkan pada bagian sisi wadah, karena jika udara masuk akan menghancurkan proses fermentasi.

Wadah yang sudah tertutup rapat dan simpan wadah tersebut dibawah suhu ruang, lalu hindari paparan sinar matahari secara langsung serta agar proses fermentasi optimal tunggu hingga dua minggu baru bisa diberikan untuk hewan ternak.

Bahan Pakan Fermentasi Ternak Ruminansia

Peternak pemula pastinya sudah mengetahui cara fermentasi menggunakan Em4 yang sudah dijelaskan diatas, nah berikut jenis bahan yang sering digunakan dan mudah ditemukan yaitu:

Rumput Gajah

Rumput gajah adalah menjadi bahan pertama yang cukup mudah ditemukan untuk dijadikan bahan pakan fermentasi em4 apalagi pada saat musim hujan, biasanya rumput gajah banyak tumbuh dilokasi sekitar peternakan.

Peternak ruminansia dapat menghemat biaya pakan jika menggunakan rumput gajah, yaitu dengan harganya yang murah dan bahkan bisa mendapatkannya secara gratis walaupun memiliki sifat yang tidak tahan lama tapi jika dibuat fermentasi menggunakan Em4 menjadi lebih awet.

Dedak Padi

Fermentasi EM4 Menggunakan Dedak Padi

Dedak padi juga menjadi bahan pakan fermentasi em4 yang memiliki sifat musiman, karena hanya bisa didapatkan pada saat musim panen saja tapi untuk saat ini musim panen di Indonesia cukup sering yang membuat peternak tidak perlu khawatir.

Bahan pakan fermentasi ini berasal dari padi yang dipisahkan dari kulitnya dan biasanya disebut dengan gabah, lalu memiliki ketahanan yang cukup lama sekitar 3 bulan tapi peternak harus mengetahui terlebih dahulu cara fermentasi menggunakan Em4.

Batang Pisang

Batang pisang Sebagai alternatif pakan unggas

Pohon pisang memiliki manfaat yang cukup banyak selain dari buahnya, karena pada bagian batang pohon pisang bisa digunakan bahan pakan ternak Ruminansia untuk difermentasikan agar lebih awet dan dapat meningkatkan kandungan nutrisinya.

Bagian batang pohong pisang banyak mengandung khususnya Vitamin B, Asam amino, Amine sitrat, Glikosida, Asam nukleat, pati gula, Karbohidrat dan masih banyak kandungan lainnya yang menjadi pilihan tepat untuk dibuat fermentasi menggunakan Em4.

Ampas Tahu

Ampas Tahu biasanya digunakan untuk rumansia bahkan unggas

Ampas tahu bisa menjadi bahan pakan alternatif untuk ternak Ruminansia tapi harus dibuat fermentasi terlebih dahulu menggunakan Em4, walaupun ampas tahu berupa limbah tapi memiliki kandungan gizi yang lengkap untuk kebutuhan hewan ternak Ruminansia ataupun unggas.

Baca Juga : 12 Jenis Pakan Bebek Hibrida Dan Peking

Kandungan gizi yang terdapat dari ampas tahu yang sangat bermanfaat bagi masa pertumbuhan hewan ternak terutama kambing, diantaranya serat, energi metabolisme, protein, kalsium dan masih banyak lagi.

Bahan Pakan Fermentasi Ternak Unggas

Bahan pakan untuk ternak unggas harus mengandung zat-zat seperti protein, karbohidrat, lemak, mineral, vitamin dan biasanya berasal dari bahan alami untuk dibuat fermentasi menggunakan Em4 agar lebih awet serta kaya kandungan nutrisi yaitu:

Dedak Padi

Dedak padi salah satu karbohidrat yang banyak digunakan oleh masyarakat indonesia bahkan saya yang daerah karawang menggunakan dedak padi sebagai bahan pelengkap fermentasi. Dedak pagi memiliki protein sekitar 10 – 13% akan tetapi kekurangannya pada beberapa zat yang tidak baik untuk unggas sehingga tidak boleh menggunakan jumlah banyak.

Karena harga dedak padi murah, peternak banyak menggunakannya dibandingkan jagung, akan tetapi yang lebih bagus adalah memahami racikan dan dedak padi tidak sampai 30% untuk pakan unggas.

Singkong

Singkong juga bisa untuk pakan ternak unggas

Singkong menjadi bahan alami yang bisa dijadikan pakan alternatif untuk dibuat fermentasi menggunakan Em4, tapi ada beberapa singkong yang mengandung zat Antinutrien Sianogenik Glikosida dan dalam penggunaannya harus dijemur terlebih dahulu.

Kandungan lainnya yang memiliki peran penting adalah Energi metabolisme yang cukup tinggi, tapi kandungan protein didalam singkong cukup rendah hanya sekitar 2-3% dan sangat disarankan dalam penggunaannya tidak dianjurkan lebih dari 20%.

Sorgum

Pakan fermentasi menggunakan Sorgum

Sorgum adalah jenis bahan pakan alami yang dapat di fermentasikan menggunakan probiotik Em4, tapi dalam penggunaannya harus diperhatikan yang tidak boleh lebih dan harus sesuai takaran untuk menghasilkan nutrisi yang pas.

Kandungan protein pada sorgum memang cukup tinggi serta juga mengandung Xantofil, lalu zat antinutrisi yang akan membuat unggas kesulitan dalam mencerna protein dan membuat pertumbuhannya terhambat jika penggunaannya berlebihan.

Tepung Ikan

Fermentasi tepung ikan menggunakan EM4

Tepung ikan bisa menjadi bahan campuran untuk fermentasi bahan pakan yang menggunakan probiotik Em4, karena mencampurkan tepung ikan kedalam bahan fermentasi dapat menunjang perkembangan unggas dengan kandungan Energi dan Nutrisi yang cukup.

Kandungan protein pada tepung ikan juga mudah diserap oleh unggas, sehingga pertumbuhannya akan jauh lebih cepat khususnya unggas pedaging tapi dalam penggunaannya tetap harus dibatasi agar kualitas daging terjaga.

Jagung Kuning

Jagung salah satu karbohidrat pokok unggas

Jagung kuning mengandung Asam amino yang berperan penting seperti sebagai campuran bahan pakan fermentasi Em4, karena kaya mengandung Methionine (Rasio) dan kombinasi dengan sumber Lysine (Soybean Meal).

Kombinasi tersebut sangat baik dalam penyusunan ransum apalagi yang sudah dibuat fermentasi dengan Em4, tapi harus mengetahui terlebih dahulu cara fermentasi menggunakan Em4 dengan memahami penjelasan sebelumnya.

Kesimpulan

Itulah tata cara penggunaan Probiotik untuk fermentasi pakan yang akan membantu para peternak pemula, karena untuk proses fermentasi tidak boleh sembarangan dan peternak hanya perlu memahami tentang cara fermentasi menggunakan Em4 yang sudah dijelaskan diatas.

Pemberian pakan fermentasi untuk ternak memiliki tujuan utama dalam meningkatkan nilai ternak, sehingga asupan nutrisi pakan lebih optimal dan membuat produktivitas ternak meningkat dan itulah pentingnya untuk peternak mengetahui cara fermentasi menggunakan em4.

You May Also Like

About the Author: endah amelia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *